Apa Itu Inflasi dan Bagaimana Cara Agar Dapat Menghadapinya

Jika ditanya apa itu inflasi, banyak orang pasti yang mengaitkannya dengan kenaikan harga di suatu waktu. Padahal inflasi tidak sekedar harga yang meningkat saja, ada beberapa situasi dan syarat kondisi di mana situasi kenaikan harga bisa disebut dengan inflasi.

Inflasi secara definisi bisa disebut sebagai kondisi pada suatu negara di mana terjadi kenaikan harga maupun jasa pada waktu tersebut. Kenaikan harga ini secara signifikan membuat kemampuan beli masyarakatnya menurun drastis. Jadi inflasi bukan keadaan barang-barang menjadi mahal saja namun juga berkurangnya daya beli masyarakat terhadap barang tersebut.



Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya inflasi. Namun kondisi ini umumnya dipicu oleh adanya ketidakseimbangan neraca. Terutama pada neraca permintaan dan persediaan. Jadi ada banyak permintaan yang tersebar pada masyarakat. Namun ternyata barang yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua permintaan.

Hal ini membuat para penjual yang memiliki barang menaikan harga barang agar mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin. Dari barang satu akan menjalar ke barang lainnya semakin beragamnya permintaan dari konsumen yang merupakan masyarakat sendiri.

Selain itu penyebab terjadinya inflasi sendiri karena terlalu banyaknya uang yang beredar. Karena itu produsen biasanya menaikan harga barang menyesuaikan uang yang ada di masyarakat. Hal ini agar uang yang tersebar terserap kembali dan jumlah uang yang tersebar menjadi lebih stabil. Namun untuk penyebab inflasi satu ini biasanya lebih terkendali.

Jadi jika ditanya apa itu inflasi bisa didefinisikan sebagai kondisi di mana harga barang naik dan daya beli masyarakat menurun. Jika harga naik saja, namun ternyata permintaan masih belum melebihi persediaan. Serta daya beli masyarakat masih bisa mencapainya hal itu belum tergolong sebagai kondisi inflasi.

Inflasi akan berdampak langsung pada masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah. Karena dengan jumlah uang sama masyarakat hanya mampu membeli barang yang lebih sedikit. Walaupun jumlah uang yang beredar sangat banyak pun barang yang didapatkan tidak bisa mencukupi kebutuhan.

Cara Bertahan Dari Serangan Inflasi dengan P2P Lending

Setelah mengetahui apa itu inflasi, selanjutnya akan dibahas bagaimana cara mengatasi inflasi tersebut. Sebenarnya kunci utama dalam mengatasi inflasi adalah melakukan investasi. Namun investasi jenis apa yang paling tepat untuk melawannya.

Jika dibandingkan dengan lainnya, investasi P2P Lending Indonesia dinilai lebih menguntungkan. Daripada menabung biasa atau melakukan transaksi saham yang beresiko. Dalam sistem P2P investor akan menyetorkan sejumlah dana.

Dana akan dipinjamkan pada para peminjam yang kemudian pembayarannya dikenakan bungan setiap bulan. Dari sinilah investor yang menyetor dana pertamanya akan mendapatkan keuntungan setiap bulan. Tentu saja, sesuai dengan kesepakatan pertama yang disetujui.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa keunggulan dari instrumen investasi satu ini. Jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain.

1. Suku Bunga yang Diterima Signifikan

Jika dibandingkan dengan menabung biasa di Bank atau menitipkan dengan bentuk deposito. Menginvestasikan uang pada P2P terbilang jauh menguntungkan karena memiliki tingkat suku bunga yang meningkat secara signifikan.

2. Keuntungan Jauh Lebih Pasti

Memberikan dana pada sistem P2P Lending Indonesia juga relatif lebih aman dibandingkan dengan instrumen saham dan reksa dana. Karena para peminjam benar-benar memiliki kewajiban untuk membayar pada pemodal. Tidak berdasarkan pada sekedar spekulasi keuntungan atau keruigian saja.

3. Relatif Lebih Aman   

Selain keuntungan yang didapatkan lebih pasti, dana yang disetorkan pada P2P Lending juga relatif lebih aman daripada dengan instrumen investasi seperti saham. Yang paling penting adalah para pemodal harus mencari penyedia jasa P2P lending yang sudah disetujui dan diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Itulah penjelasan mengenai inflasi berikut pula mengenai cara mengatasinya. Salah satu alternatifnya adalah dengan investasi pada instrumen P2P Lending Indonesia. Tentu saja dengan keunggulan dan kelebihan di atas, instrumen ini bisa menjadi pilihan tepat untuk melawan inflasi yang akan datang.

Namun para pemodal tetap perlu berhati-hati terutama dalam memilih penyedia jasa dan pihak peminjam. Bagaimanapun setiap instrumen investasi sebesar apapun kelebihan dan keuntungannya selalu ada aspek resiko yang perlu dipikirkan lebih lanjut.

Post a Comment

0 Comments